Pembunuhan TKW Asal Indramayu di Taiwan Terungkap, Pelakunya Pria Asal Bengkulu

Seorang warga negara Indonesia (WNI) di Taiwan tega membunuh sesama WNI. Supriyanto (35) Pekerja Migran Indonesia (PMI) menikam Komariyah yang juga seorang Tenaga Kerja Wanita atau TKW asal Desa Siyeg Kabupaten Indramayu. Pria asal Bengkulu tersebut melakukan aksi sadisnya pada 5 Agustus silam.

Usai menghabisi Komariyah, Supriyanti kemudian melarikan diri ke hutan. Kini Supriyanto harus mempertannggungjawabkan tindakannya usai ditangkap pihak berwajib. Supriyanto adalah rekan kerja korban bekerja di kebun tomat di Kota Nantou, Taiwan.

Jasad Komariyah sendiri ditemukan di kebun tomat tempat dia bekerja. Ada banyak luka di tubuh warga Desa Siyeg tersebut. Usai membunuh Komariyah, Supriyanto melarikan diri ke hutan di kawasan wisata Nantou dan bertahan beberapa hari.

Supriyanto, TKI asal Bengkulu itu, membunuh Komariyah TKW asal Indramayu di kebun tomat, tempat mereka bekerja. Nantou merupakan daerah wisata di Taiwan yang terkenal dengan Danau Sun Moon yang diapit dua gunung. Masih dalam keterangan akun Youtube BMI Taiwan, kepolisian Taiwan sempat menyusuri hutan untuk mencari pelaku.

Pelaku akhirnya ditangkap setelah ia keluar karena ketakutan berada di dalam hutan seorang diri. Kepada polisi, pelaku mengaku khilaf melakukan perbuatan tersebut, Supriyanto emosi karena sering dimarahi dan diomeli oleh korban. "Emosi yang tak terkendali akhirnya ia menusuk korban dengan pisau," ujar dia.

Masih dalam keterangannya, pelaku ini diketahui sudah memiliki keluarga di Indonesia, Supriyanto bahkan sudah memiliki anak. Kini, ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut kepada polisi. Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Wanita atau TKW asal Desa Siyeg Kabupaten Indramayu ditemukan tewas mengenaskan, diduga dibunuh dengan sadis.

Dikabarkan ditemukan luka tusuk pada beberapa bagian tubuhnya. TKW Indramayu dibunuh di Taiwan TKW tersebut diketahui bernama Komariyah, ia diduga menjadi korban pembunuhan di kawasan Nantou Taiwan. Saat dikonfirmasi, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih membenarkan kabar tersebut.

Juwarih mengatakan, korban merupakan warga Desa Sliyeg Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu. "Kabarnya banyak beredar di medsos, korban ini orang Indramayu, dia orang Sliyeg, saya sudah konfirmasi ke teman dia di sana dan dibenarkan," ujarnya, Sabtu (7/8/2021). Juwarih mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapat keterangan resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Taiwan.

Hanya saja, ia memastikan kebenaran kabar duka tersebut. Meninggalnya Komariyah ini diduga dibunuh oleh mantan pacarnya sendiri yang sekaligus rekan kerjanya di Nantou Taiwan. Juwarih menyampaikan, mantan pacarnya ini merupakan sesama TKI, asal dari Bengkulu.

Hingga saat ini, SBMI Cabang Indramayu masih menunggu kronologi detail bagaimana kejadian nahas itu bisa dialami korban. "Secara detailnya kami belum tahu karena belum dapat keterangan resmi dari perwakilan RI di Taiwan, tapi kalau mantan pacarnya ini dia juga merupakan PMI asal Bengkulu," ujar dia. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.